Harper's Bazaar Magazine, February 2003

ARCHITECTURE OF BALI

Obsesi Arsitektur Made Wijaya
Kekuatan sebuah buku memang luar biasa. Made Wijaya untuk kesekian kali menampilkan keindahan arsitektur Bali untuk dunia

Text by Miranti M. Lemy



Bali. Tempat yang disebut Made Wijaya sebagai ‘Asia’s most glamorous island’ ini memang menyimpan sejuta pesona. Akhir November 2002 lalu, arsitek dan desainer kelahiran Australia  ini meluncurkan buku barunya “The Architecture of Bali: A Source Book  of Traditional and Modern Forms”; Archipelago Press/Wijaya  Words. Tapi ini bukan buku pertamanya. Buku-buku sukses yang pernah diluncurkannya antara lain Tropical Garden Design dan At Home in Bali termasuk rangkuman karya yang yang disebut Balinese Architecture. Buku-buku ini telah menjadi referensi bidang arsitektur secara meluas.

Dalam kata pengantar, Made menyampaikan bahwa bahwa buku yang terdiri dari 8 bab ini diawali pentingnya pandangan arsitektur Bali dalam konteks kehidupan paling dasar, yaitu desa. Berikutnya membahas elemen dasar rumah Bali (berupa kompleks dan courtyard atau halaman yang dikelilingi tembok) dengan bentuk balai-balai. Bab berikutnya membahas materi bangunan, ornamen khas Bali dan bentuk-bentuk bangunan tradisional hibrida (mengambil bentuk tradisional untuk hunian modern) yang dipengaruhi oleh beragam pengaruh etnik.

"Saya harap buku ini dapat menginformasikan ke lebih banyak kalangan lagi akan keindahan arsitekture Bali. Semua itu harus dilestarikan. Tak dapat disangkal betapa sempurnanya bahasa arsitektur Bali ketika bicara skala, estetika dan fungsi yang sangat berkembang dalam desain bangunan tropis,” kata Made. Buku setebal 224 halaman ini dikemas dalam esai dan dilengkapi foto-foto menarik dan ilustrasi penunjang. Parade 360 foto berwarna dan hitam putih karya Tim Street-Porter, Rio Helmi, Luca Tettoni dan koleksi pribadi Made terkomposisi indah di dalamnya. Buku ini memang diciptakan sebagi bentuk kecintaan Made terhadap seluruh budaya peri  kehidupan Bali.

Christopher Carlisle, menulis review-nya untuk buku ini, “Saya ingin sekali buku ini diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Agar masyarakat bali dan Indonesia secara general bisa melihat dan mensyukuri  betapa hebatnya aset mereka.” Carlisle pernah berkolaborasi dalam Bali Style bersama Rio Helmi (1994) dan terlibat dalam sejumlah proyek besar di Bali sejak 1969; The Matahari Beach Club, The Bali Hyatt dan The Amandari. “Buku ini sangat unik dibaca karena penyampaian Made yang informatif sekaligus entertaining.” Sebuah kombinasi cara presentasi langka untuk buku jenis ini.

| back |

PT. Wijaya Tribwana International
Jln. Pengembak No.9B Mertasari, Sanur 80228, Bali - Indonesia. Ph: (62-361) 287668, Fax: (62-361) 286731
Email: ptwijaya@indo.net.id

Copyright 2010 PT. Wijaya Tribwana Internationa